RADAR KEPRI, Lebong – Jaringan Masyarakat Joeroe Kalang Topos (JMJKT) menyoroti proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong tahun 2026, dengan mendorong agar posisi strategis tersebut diisi oleh putra daerah.
Ketua Umum JMJKT Lebong Irawan Putra menyatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan seleksi, namun mengingatkan agar proses berjalan transparan dan tidak menjadi ajang kepentingan tertentu.
“Kita melihat rekam jejak para peserta seleksi. Semuanya kita dukung, tetapi jangan sampai seleksi ini menjadi ajang permainan birokrasi,” ujar Irawan.
Diketahui, terdapat empat nama yang mendaftar sebagai calon Sekda Lebong, yakni Joni Pranata, Partono, Dhendi Novanto Saputra, dan Syariffudin. Saat ini, para kandidat telah memasuki tahap seleksi administrasi.
Irawan menilai, figur putra daerah memiliki kedekatan emosional dan pemahaman yang lebih kuat terhadap kondisi wilayah, sehingga dinilai tepat memimpin birokrasi di tingkat kabupaten.
Menurutnya, masyarakat juga menunjukkan dukungan terhadap kandidat yang berasal dari daerah, khususnya dari wilayah Topos.
Ia mencontohkan sosok Dhendi Novanto Saputra yang dinilai memiliki pengalaman dan rekam jejak di bidang birokrasi, termasuk pernah menjabat posisi strategis di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
“Dhendi berasal dari Tanah Jurukalang Topos. Ia punya kompetensi dan integritas di bidangnya,” ungkapnya.
Meski demikian, JMJKT menegaskan akan terus mengawal jalannya seleksi agar berlangsung secara terbuka dan objektif.
“Semoga seleksi JPTP yang jujur ini bisa menentukan arah baru birokrasi Pemkab Lebong,” pungkas Irawan. (Aan)















